Kamis, 30 Desember 2010

"Surat Cinta Akhwat Untuk Ikhwah.."

Bismillahirrahmanirrahiim
Afwan Akhi, rasanya aku telah menemukan kekasih yg jauh lbh baik dr dirimu. Yang tak pernah mengantuk dan tak pernah tidur. yang siap terus menerus memperhatikan dan mengurusku. yang selalu bersedia berduaan disepertiga terakhir malam. yang siap memberi apapun yang ku pinta. Ia yang bertahta, berkuasa, dan memiliki segalanya.

Maaf Akhi, tp menurutku kau bukan apa2 dibanding Dia. kau sangat lemah, kecil, dan kerdil dihadapanNYA. Ia berbuat apa saja sekehendakNYA kepadamu. dan akhi, aku khawatir apa yg telah kita lakukan selama ini membuatNYA cemburu. aku takut, hubungan kita selama ini membuatNYA murka. padahal Ia, maha kuat, maha gagah, maha perkasa, dan maha keras siksaNYA.
Akhi, blm trlambat untk bertaubat. apa yg telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan olehNYA. Ia bs marah, akhi. marah tentang saling pandang yg pernah kita lakukan, marah krn setitik sentuhan kulit kita yg belum halal itu, marah karena suatu ketika suatu ketika aku hrs membonceng motormu, marah karena pernah ketetapanNYA kuadukan padamu atau ttg lamunanku yg selalu membayangkan wajahmu. Ia bisa marah. tp sekali lg semua belum terlambat. kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau memaafkan dan mengampuni. akhi, Ia maha pengampun, maha pemberi maaf, maha menerima taubat, maha penyayang, maha bijaksana.
Akhi, jangan marah yah. aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku padaNYA, tidak pada selainNYA. tapi tak cuma aku akhi. kaupun bisa mjd kekasihNYA., kekasih yg amat dicintai dan dimuliakan. Insyaallah Dia punya rencana yg indah untuk masa depan kita masing2. kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal2 yang dibenciNYA, kau pasti akan dipertemukan dengan seorang wanita sholihah. ya, wanita sholihah yg pasti jauh lbh baik dr aku saat ini. ia yg akan membantumu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridha Allah dalam ikatan pernikahan yg suci. inilah doaku untukmu, semoga kaupun mendoakan aku, akhi,..
akhi, aku akan segera menghapusmu dr memori masa lalu yg salah arah ini. tapi, aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara dijalan Allah. itulah ikatan terbaik,.. tak mustahil itulah yg akan mempertemukan kita dgn Rasulullah ditelaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dgn air yg lebih manis dr madu, lebih lembut dr susu, dan lebih sejuk dr krim beku,..
Maaf akhi,.. tak baik rasanya aku menulis surat ini. aku takut ini merusak hati. goresan pena terakhirku disurat ini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita, Insyaallah.
Wassalam

4 komentar:

  1. betapa indahnya ketika cinta itu diberikan seutuhnya kepada sang Maha Cinta dan pemilik cinta itu,,biarlah Dia yang berkuasa membagi cinta itu untuk orang-orang yang Dia kehendaki.

    BalasHapus
  2. Subhanallah..,Kesungguhan yang sempurna dalam meniti jalan yang lurus.

    BalasHapus
  3. Assalamu'alaykum =,,,
    Izin copas buat blog ana

    BalasHapus