Minggu, 19 Januari 2014

Syarat Mengcopy Kisah-Kisah Nurani

Assalamu 'alaykum Wr. Wb

Pembaca Setia NURANI, kami ucapkan Jazakumullahu khaeran atas Respon dan dukungan anda terhadap SIARAN NURANI yang sudah 4 Tahun lebih mengudara diradio Suara Wahdah Fm dan Makkah Am, yang Alhamdulillah masih tetap eksis dengan Siaran dan Kisah-kisah terbarunya.

Minggu, 24 November 2013

Mau Download Audio Kisah-Kisah NURANI..?, Disini Tempatnya..!!

Pembaca dan pendengar setia NURANI, berikut ini kami share link yang dapat anda download untuk beberapa kisah NURANI, semoga Bermanfaat :

NURANI - FAUZAN DI TANGGERANG :

http://www.mediafire.com/download/39k88q0llkxa316/NURANI+FAUZAN+-TANGGERANG.mp3


NURANI - HALIZAH DI SULUT :

http://www.mediafire.com/download/d96xx2y08qqguiv/NURANI+HALIZAH-SULUT.mp3


Rabu, 28 Agustus 2013

Ajalamu Tak akan menunggu Taubatmu..!!


Sungguh aneh kehidupan ini..,

Kadang kita sering menyerukan dalam bait-bait lisan kita "Wahai kawan.., Dunia ini hanya tempat persinggahan sesaat". Namun kita sendiri masih sering terpaku dalam diam, tak berbuat untuk menyiapkan bekal menuju tempat keabadian..!!

Kita juga sangat sadar bahwa kematian itu sangat dekat, bahkan lebih dekat dari sendal jepit yang kita berpijak diatasnya, tapi Dunia dengan segala keindahan yang ditawarkannya, masih sering membuat kita lupa dan lalai, bahwa Maut sedang mengintai kita..!!
Rasa takut, cemas dan was-was akan sedikitnya bekal kita menuju kampung akhirat, "seolah" hanya nampak ketika kita dikabari bahwa Fulan Bin Fulan yang siang kemarin masih bercanda dengan kita, pagi ini tutup usia karena serangan jantung atau keceleakaan..!!
Kesadaran kita akan pedihnya siksa kubur hanya terlintas sesaat, ketika kita sedang Mensholati dan mengantarkan jenazah fulan bin fulan..!!

Indahnya Syurga..!!

Kawan..., 

Kau mendengar bahwa PARIS merupakan Kota paling indah dan Romantis didunia yang menjadi kiblatnya para Fashionis, lalu kau berkhayal untuk menapakinya..!!

Kau dibuat kagum dengan ROMA yang terkenal dengan landmarknya serta jalan2nya yang kokoh dan tertata cantik, lalu kau membangun impian untuk dapat mengunjunginya..!!

Indahnya Panorama yang ditawarkan oleh kepulawan Maladewa telah sampai ketelingamu, lantas kaupun mencatatnya dalam daftar tempat terindah yang akan kau kunjungi bila kau menjadi orang kaya..!!

Sepenggal Kisah tentang "Sang Murabbi"

(Coretan sederhana pembangun jiwa)


Namanya mungkin tidak Populer ditelinga kita...!! (Buat apa dikenal oleh penduduk Bumi, Padahal penduduk langit tidak mengenal kita..?)

Dia juga Bukan S.PdI, Lc, apatah lagi M.A (Gelar yang biasanya disandang oleh para da'i pada umumnya)


Menurut sebuah sumber terpercaya, beliau dititipkan Hidayah Oleh Allah justru pada saat usia beliau telah dewasa, bahkan sejarah kelam dan pahit pernah dilaluinya.


Bagi sebahagian orang yang lebih awal mengenalnya sebelum hidayah itu datang padanya, sepertinya sulit mempercayai kalau kini beliau telah menjadi seorang ustadz yang dakwahnya sangat berpengaruh. (saking kelamnya masa lalunya, Subhanallah)

Di tengah fenomena dan fakta-fakta tentang “Sebagian” para juru dakwah yang saat ini semakin memprihatinkan, mulai dari Kasus “bayaran mahal”, minta “fasiitas mewah”, dan penampilannya di tengah ummat juga yang very... very elegan.. (Hahaha, ceramah pakai gadget, marah kalau lupa disebut title, agar lebih dapat kesan elegannya ke lokasi ceramah pakai kendaraan mewah.., kalau sudah begini, yang punya hajat/yang ngundang bingung ngasi amplop berapa duit buat sang da’I, karena harus imbang dengan “Sewa Bensin”-nya dan Paket internet Gadgetnya—Meskipun semua fasilitas itu gak haram hukumnya digunakan sebagai pendukung tugas sang da’i),

Jumat, 29 Juli 2011

Do'a Untuk RABB ku.

Akhawatiy al mahbubah, berikut ini adalah kisah yang telah diceritakan seorang wanita muslimah…kisah nyata yang sangat menyentuh hatiku kala menyimaknya, maka kuingin kalian pun membacanya..
*****************
Pagi ini kubangun dengan cepat sebagaimana kebiasaanku..walaupun ini hari libur, begitupula anakku Reem, terbiasa dengan bangun lebih pagi.

Lalu Saya duduk di ruang  kerjaku dan mulai menyibukkan diri dengan buku-buku dan lembaran-lembaran kertasku..

Minggu, 12 Juni 2011

Karena tak mampu berobat dan menyewa Ambulance, Mayat sang anak digendong oleh ayahnya

Penumpang kereta rel listrik (krl) jurusan Jakarta – Bogor pun geger minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, khaerunisa (3 thn).
Supriono akan memakamkan si kecil di kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa krl. Tapi di stasiun tebet, supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena dicurigai si anak adalah korban kejahatan. Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa supriono membawa jenazah itu ke RSCM untuk diautopsi.

Jumat, 01 April 2011

Miskin Tapi Kaya..!!

Imam As-Syafii rahimahullah berkata :

إِذَا مَا كُنْتَ ذَا قَلْبٍ قَنُوْعٍ ..... فَأَنْتَ وَمَالِكُ الدُّنْيَا سَوَاءُ

Jika engkau memiliki hati yang selalu qona'ah …

maka sesungguhnya engkau sama seperti raja dunia


Sekitar tujuh tahun yang lalu saya berkunjung di kamar seorang teman saya di Universitas Madinah yang berasal dari negara Libia, dan kamar tersebut dihuni oleh tiga mahasiswa yang saling dibatasi dengan sitar (kain) sehingga membagi kamar tersebut menjadi tiga petak ruangan kecil berukuran sekitar dua kali tiga meter. Ternyata… ia sekamar dengan seorang mahasiswa yang berasal dari negeri China yang bernama Ahmad. Beberapa kali aku dapati ternyata Ahmad sering dikunjungi teman-temannya para mahasiswa yang lain yang juga berasal dari China. Rupanya mereka sering makan bersama di kamar Ahmad, sementara Ahmad tetap setia memasakkan makanan buat mereka. Akupun tertarik melihat sikap Ahmad yang penuh rendah diri melayani teman-temannya dengan wajah yang penuh senyum semerbak. Ahmad adalah seorang mahasiswa yang telah berkeluarga dan telah dianugerahi seorang anak. Akan tetapi jauhnya ia dari istri dan anaknya tidaklah menjadikan ia selalu dipenuhi kesedihan…, hal ini berbeda dengan kondisi sebagian mahasiswa yang selalu bersedih hati karena memikirkan anak dan istrinya yang jauh ia tinggalkan.

Kamis, 31 Maret 2011

Hingga aku menutup mata, aku masih tetap dijalan ini

Jika saja jalan ini indah, pasti tak sedikit kan mengiringi..
Jika saja jalan ini mudah, lihatlah betapa banyak yang bertahan..
Jika saja jalan ini singkat, akan banyak yang setia menyertai..
Jika saja jalan ini menjanjikan nikmat dunia, maka akan banyak yang tergiur manisnya..

Namun jalan ini tak semulus itu..
Begitu banyak onak dan duri..
Penuh kerikil tajam menanti di hadapan..
Begitu sulit dan berkelok-kelok..
Bagitu panjang dan jauh membentang..

Perahu Kehidupan

Ku selalu menyatakan bahwa hidup ibarat mengendarai sebuah perahu kecil..
Dalam perjalanan ini, kita tak pernah tahu, kemana angin akan membawa kita..
Ada kalanya dalam hidup ini, kita membuat berbagai perencanaan, mimpi dan harapan..
Begitu indah, begitu manis, begitu sempurna..
Berbagai harapan telah kita gantung dengan indah di langir-langit asa..

Aku dan Bapak.., Tak Ada..

Hampir setengah jam ku tercenung di depan layar kecil ini..
Yang nampak hanya kursor hitam yang sedari tadi berkedip di sudut kiri atas kotak putih ini..
Otakku blank, tak ada yang mampu ku tulis, pun hanya sebuah kalimat..
Entah kenapa akhir-akhir ini kepala ku dipenuhi sosok itu, bapak..
Sekian tahun ku hidup dan besar di tangan seorang ibu..
Limpahan kasih sayang darinya dan kakak-kakakku membuatku lupa bahwa aku tak punya bapak..

Ukhti.., Kamipun Pernah Merasakannya

Tertegun aku malam ini, seorang saudariku mengeluhkan semua kegundahan hatinya..
Dia lelah dan mulai jenuh dengan aktifitas dakwah dan tarbiyah..
Entah kenapa hatinya begitu sulit dia gerakkan ke majelis-majelis ilmu lagi..
Ku terdiam dan mendengar semua ceritanya..
Setelah dia selesai, akupun tersenyum dan berkata..

Ukhti, bukan hanya kau yang merasakannya, aku juga demikian..
Bahkan akhwat-akhwat yang lain yang mungkin keilmuannya jauh di atas kitapun juga merasakannya.

Berhentilah Ketika Kau Harus Berhenti

Putaran kehidupan ini amatlah melelahkan
Bergerak tak henti bagai roda yang terus berputar
Manusia seakan berkejaran dengan semunya kenikmatan duniawi
Dan siapa yang lambat akan tertinggal jauh di belakang
Dan kita adalah salah satu pelakonnya..

Terkadang, mata kita nanar menatap karena tersapaut debu dunia
Ada kalanya jiwa kita letih mengikuti arus yang seakan memaksa kita ikut berlari

Kasih Yang Tersia

Ini adalah sebuah cerita yang menggambarkan bagaimana kasih sayang orang tua kepada kita, tapi terkadang banyak yang tidak mensyukurinya.

Seorang pemuda sebentar lagi akan diwisuda, sebentar lagi dia akan Menjadi seorang sarjana, akhir dari jerih payahnya selama beberapa tahun di bangku pendidikan. Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil sport, keluaran terbaru dari Ford. Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Dia yakin, karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Dia pun berangan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang dengan teman-temannya, bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan keteman-temannya.

Bukan Cinta Biasa

Eko Pratomo Suyatno, ada yang tidak kenal lelaki bersahaja ini? Namanya sering muncul di koran, televisi, di buku-buku investasi dan keuangan. Dia adalah Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment dan salah seorang di balik kemajuan industri reksadana di Indonesia dan juga seorang pemimpin dari sebuah perusahaan investasi reksadana besar di negeri ini.

Adikku Sayang

Aku lahir di suatu desa di pegunungan yang sangat terpencil. Untuk memenuhi kebutuhan kami, setiap hari dengan berpeluh orangtuaku membajak lahan kami yang tandus. Dan, aku mempunyai seorang adik laki-laki yag usianya tiga tahun lebih muda dari aku.
Suatu saat, karena tertarik untuk membeli sebuah sapu tangan yang di pakai oleh banyak gadis di desa kami, aku mencuri uag lima puluh sen dari laci ayahku.

Aku Datang Maisyah

Aku telah dilanda keinginan mengebu untuk menikah. Bahkan sudah kujalani semua cara agar cepat bisa melaksanakan sunah Rasul yang satu ini. Malah aku selalu mengimpikannya di tiap malam menjelang tidur.


Gadis yang kuidamkan sejak kecil, bahkan menjadi teman main bersama, ternyata dinikahi orang lain. Padahal dia sudah ngaji. Sedih juga rasanya. Ada juga yang aku dapatkan dari orang yang aku kenal baik, dan sudah kujalani “prosedurnya”. Tapi ternyata kandas karena aku dinilai masih terlalu muda untuk menikah.

Seindah Cinta Ketika Berlabuh..

Awalnya, aku bertemu dengannya di sebuah acara yang diselenggarakan di rumahku sendiri. Gadis itu sangat berbeda dengan cewek-cewek lain yang sibuk berbicara dengan laki-laki dan berpasang-pasangan. Sedangkan dia dengan pakaian muslimah rapi yang dikenakannya membantu mamaku menyiapkan hidangan dan segala kebutuhan dalam acara tersebut. Sesekali gadis itu bermain di taman bersama anak-anak kecil yang lucu, kulihat betapa lembutnya dia dengan senyuman manis kepada anak-anak. Dari sikapnya itu aku tertarik untuk mengenalnya. Akhirnya dengan pede-nya keberanikan diri untuk mendekatinya dan hendak berkenalan dengannya. Namun, kenyataannya dia menolak bersalaman dengannku, dan cuma mengatakan, “Maaf...” dan berlalu begitu saja meninggalkanku.

Bidadari Syurga

Namanya Aini. begitu ummi biasa memanggilnya. Salah satu "adik" terbaik yang pernah ummi miliki, yang pernah ummi temui dan alhamdulillah Allah pertemukan ummi dengannya.

Seharusnya 20 Nopember nanti genap ia menginjak usia 37 tahun. Beberapa tahun bersamanya, banyak contoh yang bisa ummi ambil darinya. Kedewasaan sikap, keshabaran, keistiqomahan, dan pengabdian yang luar biasa meretas jalan dakwah ini. Seorang muharrik dakwah yang tangguh dan tak pernah menyerah. Sosok yang tidak pernah mengeluh, tidak pernah putus asa dan memiliki khusnuzon yang teramat tinggi kepada Allah. Dan dia adalah salah satu amanah ummi terberat, ketika memang harusnya ia sudah memasuki sebuah jenjang pernikahan.